Hamad atau Vito?

Kenalin nih…anak bunda namanya Hamad Agasatria Andrivito (weleh-weleh-weleh panjangnya) lahir tanggal 23 April 2008 lalu pukul 10.25 malam setelah proses melahirkan yang melelahkan (nanti aja diceritainnya).

santai dulu ah

Disini bunda mo cerita proses cari nama yang dimulai sejak masa kehamilan (lupa bulan keberapa) dari browsing internet saat kerja, cari nama bayi dari buku-buku nama bayi di Gramedia (asyik lihat-lihat aja ga beli hehehe) trus minta bantuan mama yang lagi di Qatar (pasti dapat nama yang bagus, ga pasaran di Indonesia).

Memberi nama berarti memberikan doa, harapan orangtua kepada anaknya tsb maka kasih nama harus yang bener dan nyambung dalam artian dari nama di kata pertama dan berikutnya itu punya arti yang berkesinambungan. Doa bunda dan ayah adalah ananda menjadi pemimpin, berjiwa satria (menurut bunda satria itu memiliki segala kebaikan yang ada seperti jujur, berani, tanggungjawab, dll) nah ketemu deh nama Aga yang artinya pemimpin disambungin deh sama Satria soalnya kalo dipisah tanggung jadinya. Kalo Andrivito sebenarnya adalah nama marga buatan, karena kita berdua orang Jawa yang ga kenal istilah marga maka dibikin deh Andrivito; asli marga buatan untuk anak-anak ayah dan bunda.

Sebenarnya sudah cukup tuh nama Agasatria Andrivito; simpel, dua kata dan bermakna tapi berhubung sudah titip pesan ke mama akhirnya ditambahin nama pemberian mama: Hamad. Apa sih artinya Hamad? ternyata Hamad itu nicknamenya Rasulullah Muhammad SAW yang berarti yang terpuji. Alhamdulillah, Hamad memiliki arti yang bagus dan nyambung sama nama berikutnya. Kata mama nama orang-orang Qatar itu pendek contohnya Abdullah, Layla, dan Hamad tapi yang bikin panjang itu nama keluarga yang nempel di belakangnya.

Persoalannya, dengan nama sepanjang itu mo dipanggil apa? ga asyik kan nama udah bagus-bagus eh giliran nama panggilannya pada seenak udelnya padahal hal yang baik lo kalo kita memanggil orang lain sesuai dengan nama aslinya atau dengan sebutan yang berarti baik atau sesuai keinginan orang tsb. Kita sih manggilnya Hamad, dari awal selalu panggil namanya ga pernah bilang dedek, mas, kakak (waktu hamil aja kita panggil kakak). Lain dengan mbah kakungnya semua namanya disebutin mungkin mo lihat ini bayi reflek saat dipanggil apa, jadi ada 5 nama panggilan: Hamad, Aga, Satria, Andri, Vito trus akhirnya mbah kakung milih manggil nama Vito karena lebih mudah. Kalo Hamad suka keliru sama Ahmad sedangkan anak tetangga ada yang namanya Ahmad.

Ya udah deh, ada 2 nama panggilan Hamad dan Vito; Hamad khusus dipanggil oleh anggota keluarga kecuali mbah kakungnya dan Vito adalah nama panggilan oleh mbah kakung dan tetangga rumah. Kedepannya mungkin Hamad sendiri yang menentukan mo dipanggil apa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s