Jalan jalan ke Ciledug

Senin kemarin kita serombongan keluarga berkunjung ke rumah saudara (adiknya mbah kakung dari ayah) di Ciledug. Total anggota rombongan ada 12 orang (sudah termasuk bayi-bayi). Perjalanan jauh nih dari Priuk ke Ciledug dan bunda sudah siapkan perbekalan untuk Hamad seperti pospak, baju ganti, kain flanel, dll dan yang terpenting adalah bekal makan siangnya.

Kita berangkat dari rumah jam 9 pagi dan naik mobil kijang (yang benar-benar muat banyak), Hamad sih tetap duduk manis dipangkuan bunda paling matanya yang lihat kesana-kemari itupun diawal perjalanan karena selanjutnya tidur maklum deh perginya di jam dia biasa tidur setelah rutinitas makan pagi dan mandi. Perjalanan pulang juga sama, tidur.

Sebagai cucu lelaki pertama, Hamad dikelilingi oleh kakak-kakak sepupunya yang gemas. Hamad juga nurut saja digendong oleh orang lain dan ga rewel, tetap banyak gerak tapi ocehannya ga keluar padahal kalau di rumah kerjaannya merambat sambil ngoceh.

Hamad pasrah
ki-ka: mbak Tiwi, mbak Manda yang mangku Hamad, mbak Zahwa, dan mbah kakung.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s