Ayo Jalan Duyu

Pagi ini Hamad sudah membangunkan ayah dan bunda lebih cepat dari biasanya. Padahal ayah baru pulang kerja jam setengah satu malam sedangkan bunda masih ngantuk…minta tambah 15 menit lagi 🙂

Hamad langsung merangkak diatas badan ayah dan menuju meja rias lalu menjatuhkan benda apa saja diatas meja yang bisa diraihnya. Dalam hati bunda “tenang sudah disingkirkan semua barang pecah-belah dan hape” eh ternyata terdengar bunyi krompyang, dia menjatuhkan tempat koin. Bunda yang masih ngantuk langsung terbangun dan membereskannya, wah jangkauan tangan Hamad semakin jauh dan jinjitan kakinya juga semakin tinggi.

Lama-lama kamar bisa kayak kapal pecah nih…bunda ajak Hamad keluar rumah soalnya mbak Yayan masih sibuk masak. Begitu kaki mungilnya menginjak aspal jalan depan rumah dan berpegangan tangan satu ke bunda langsung deh Hamad menginstruksikan bunda untuk mengikuti langkahnya.

Ada Fitri anak tetangga yang setiap hari naik sepeda bayi (soalnya bayinya cuma duduk dan orangtuanya mendorong sepedanya dari belakang) dan Hamad biasanya tertarik dengan sepedanya (bukan minta didudukin tapi buat dipanjat) eh Fitri pasang muka “Hamad-ga-boleh-deket-deket-sepedaku”. Ya sudah kita ikutin saja Fitri menuju lapangan kompleks.

Para tetangga menyapa Hamad dan kagum karena cepat juga Hamad sudah bisa jalan walaupun masih dituntun (mereka kira usia Hamad sudah 1 tahun lebih lho). Yang bikin bunda sebal saat menuntun Hamad jalan adalah Hamad mengajak bunda ke warung! ada 3 warung dan berbelok saja Hamad ke warung tsb. Wah, gara-gara tante dan mbak hobi jajan dan selalu mengajak Hamad nih. Harus diomelin nih mereka, tapi memang warung tsb secara visual sangat menarik hati karena penuh gantungan jajanan dengan kemasan yang berwarna-warni.

Acara jalan-jalan harus dihentikan karena sudah agak siang dan bunda harus mandi dan bersiap-siap berangkat kerja. Bunda gendong Hamad biar cepet sampai rumah.

Jadi teringat dulu awal-awal jalan pagi dengan Hamad, kita yang pegang kendali mau dibawa kemana Hamad (soalnya kita yang dorong strollernya) sekarang Hamad yang minta mau kemana…Bunda selalu mendampingimu, anakku.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s