Rambut Hamad

Rambut Hamad sekarang sudah panjang, sudah waktunya dicukur. Rencananya tadi sore sebelum acara MotoGP mulai tetapi karena hujan deras dan ayah tidur akhirnya acara cukur rambut ditunda. Bunda sudah wanti-wanti ke ayah agar rambut Hamad tidak dicukur habis (terakhir kali dicukur habis/dibotakkin malah sakit) ditambah cuaca akhir-akhir ini tidak mendukung kadang panas terik tapi tiba-tiba hujan deras.

Kalau dilihat dari faktor genetik rambut Hamad seperti rambut bunda tapi tanpa rambut berdiri lho sedangkan rambut ayah hitam lebat. Rambut Hamad itu halus, tipis, dan berdiri, menurut bunda sih seperti padang ilalang kalau ketiup angin 🙂 Menurut nenek (ibunya bunda) yang bekerja di Qatar, kebiasaan orang sana untuk melebatkan rambut anak-anaknya dengan memberikan ramuan yang terdiri dari seledri dan minyak zaitun. Jadi seledrinya dihaluskan dan dicampur dengan minyak zaitun lalu dioleskan ke kepala anak sebelum tidur setiap harinya. Bunda belum pernah mencoba karena kebayang pasti bau dan lengket kepalanya Hamad ya kalau dia menerima kepalanya diolesin ramuan tsb nah kalau dia garuk-garukin gimana?

Sepengetahuan bunda memang banyak tips untuk melebatkan rambut khususnya yang berupa ramuan oles seperti lidah buaya, minyak kemiri, minyak cem-ceman Coba kalau ada yang praktis, ga bau, dan oke hasilnya?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s