1.5 = 18

Hari ini Hamad genap berusia 1.5 tahun atau dengan kata lain 18 bulan. Padahal…

21 April 2008; bunda pengen juga melahirkan di tanggal ini agar mudah mengingat tanggal kelahirannya yang sama dengan Ibu Kartini tapi sepertinya tidak ada tanda-tanda melahirkan…

23 April 2008; bunda tetap beraktivitas seperti biasa, tetap berangkat kerja diantar oleh ayah dengan mengendarai sepeda motor (we are bikers family :D) dan naik tangga menuju ruang kerja di lantai 3.

Bagi ibu hamil apalagi saat hamil tua memang biasa banget bolak-balik ke toilet, pagi itu bunda juga tuh tapi koq berasa keluar lendir bening seperti keputihan ya? banyak lagi, agak was-was juga. Tanya ke rekan-rekan kerja gak ada yang mengalami hal tsb…duh ada apa ya? sepengetahuan bunda tanda-tanda melahirkan adalah kontraksi dan pendarahan. Rekan kerja ada yang menyarankan jangan khawatir, tenang dan duduk diam dulu.

Bunda telepon ke klinik bidan tempat periksa kehamilan dan bunda diminta periksa ke klinik untuk memastikan, oke bunda langsung telepon ayah minta dijemput dan bunda minta izin ke bos via skype 🙂 berhubung beliau belum datang. Pulanglah kita ke klinik bidan, tetap dengan naik sepeda motor.

Setiba di klinik, sempat menunggu pula bunda akhirnya diperiksa tingkat keasaman lendir tsb yang ternyata adalah air ketuban. Bidan menyarankan bunda diinduksi karena tidak ada tanda-tanda kontraksi sedangkan ketuban sudah pecah yang bila dibiarkan saja akan membahayakan nyawa bayi. Diinduksi itu bunda disuntik diransang untuk berkontraksi alias kontraksi buatan. Rasanya? awal-awal sih tidak terasa tapi selanjutnya sakit banget tidak bisa diungkapkan deh 😦 bunda diinfus sejak pukul 11-12 siang dan melahirkan pada pukul 10.25 malam.

Ayah yang sedianya akan mengabadikan proses kelahiran Hamad dengan handycam malah ikutan panik 🙂 bunda bahagia dapat melahirkan dengan didampingi oleh ayah walaupun tidak ada Mama yang nun jauh di Qatar.

Semua rasa sakit tersebut hilang saat Hamad lahir dan menangis untuk pertama kalinya…lega banget. Tanpa dimandikan hanya dibalut kain flanel Hamad langsung diletakkan di dada bunda untuk merasakan IMD (Inisiasi Menyusui Dini) sayangnya ASI belum keluar 😦 meskipun demikian Hamad S1 ASI Eksklusif lho…

Itu sedikit flashback dari bunda biar gak lupa bagaimana proses kelahiran Hamad.

Bagaimana dengan perkembangan Hamad? postingan berikutnya saja ya…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s