Tamasya ke Taman Wisata Matahari

Rabu, 16 Juni 2010 bunda bersama tante Ika dan simbak menemani Hamad tamasya ke Taman Wisata Matahari bersama teman-teman sekolah PAUDnya. Kami berkumpul di sekolah sejak pukul 7 pagi dan langsung menuju bis pariwisata yang parkir tidak jauh dari sekolah. Hanya 1 bis pariwisata yang disewa karena sedikit yang ikut serta, itu pun sudah digabung dengan PAUD lain jadi lebih banyak orang tuanya daripada anaknya πŸ˜€

Bodohnya sebelum berangkat bunda tidak mengetahui secara jelas tujuan tamasya ini karena simbak tidak memberitahukannya, dia hanya menyebut Bogor 😦 super dodol deh. Lupakan saja kedodolan tsb karena alhamdulillah bunda sudah bawa perlengkapan tamasya komplit mulai dari baju ganti untuk Hamad, susu untuk Hamad, cemilan, kamera digital dan payung.

Perjalanan mulai tersendat sejak keluar tol dan memasuki ruas jalan Puncak karena ternyata bukan hanya kami yang memiliki tujuan bertamasya tetapiΒ  juga beberapa sekolah dari penjuru Jabodetabek. Arus lalu lintas sepanjang jalan Puncak padat merayap, repotnya sebentar-sebentar ada yang izin turun untuk buang air πŸ˜‰ Saat perjalanan di Puncak, Hamad sudah tertidur karena sebelumnya sibuk bolak-balik berjalan di dalam bis. Kesempatan ini kami gunakan untuk menikmati jatah nasi kotak.

Berhubung area parkir penuh maka bis kami hanya bisa mengantarkan di depan jalan menuju TWM dan mulai merasakan berjalan kaki turun dan berdesak-desakan antara manusia, mobil, dan motor sambil menggendong Hamad saat gerimis pula. Gerimis membuat ilfil acara tamasya outdoor dan akhirnya bunda berpisah dengan rombongan ibu & anak lain. Ah sudahlah, yang penting kami berkumpul kembali pukul 4 sore di tempat parkir bis.

Tidak punya gambaran apa sajakah yang disediakan TWM, yang pertama kali kami lihat adalah sungai, mobil safari, tempat naik kuda, air terjun buatan maka kami memutuskan untuk berkeliling arena TWM dengan mobil safari. Tante Ika yang bertugas mengantri dan kami menunggu sambil payungan. Antriannya panjang, saat mobil safari datang pun harus berebut alhamdulillah bunda, Hamad dan tante Ika dapat posisi strategis : disamping supir πŸ™‚ FYI, mobil safari itu berkeliling arena TWM, tiketnya Rp 5000/orang (anak kecil tidak dihitung), mobil Suzuki Carry yang sudah dimodifikasi tanpa pintu (untung masih ada seat belt untuk bangku samping supir) dan di sekujur badan mobil diubah menjadi sosok binatang.

Setelah berkeliling dengan mobil safari akhirnya bunda jadi tau betapa luasnya arena TWM dan gempor kalau berjalan kaki dari satu wahana ke wahana lain 😦 maka kami hanya berfoto ria di depan air terjun buatan dan air pancur naga 😦 untungnya bunda melihat ada peta TWM dan di atas bukit dekat air mancur naga ternyata ada wahana permainan air.

Sayangnya antrian lagi-lagi panjang dan kembali bunda dan Hamad hanya bisa duduk menunggu antara lelah dan bingung mau ke wahana mana lagi. Sementara itu tante Ika dan simbak ikut antri di Flying Fox, sana deh bunda mah sudah pernah saat outbond dulu πŸ˜‰Β  Flying Fox tiketnya Rp 20.000/orang, lokasinya banyak tersebar.

Selesai mereka berflying fox, kami langsung melanjutkan pencarian wahana terdekat yang tidak perlu antri dan AHA! ketemu juga beberapa perahu karetΒ  yang teronggok, tanya sama petugasnya dijawab “ayo bu, saya yang beliin tiketnya atau ibu beli sendiri di loket” ya bunda pilih tiketnya dibeliin πŸ™‚ bunda berikan uang ke petugas untuk ditukarkan dengan tiket. Selain itu petugas juga menawarkan, “didayungin atau dayung sendiri?” tentu saja pilihannya didayungin. Kami belum pernah merasakan naik perahu karet, ngerinya saat kaki kami menginjak perahu langsung terbalik karena keberatan dengan tubuh kami bertiga πŸ˜‰ Ternyata petugas dayungnya bertubuh kecil tapi kuat mendayung bolak-balik mengelilingi kolam buatan, demi meringankan beban perbekalan kami pun memberikan apel, jeruk dan biskuit untuk abang petugas dayung πŸ™‚ Tiket perahu karet dayung Rp 10.000/perahu.

Tak terasa waktu menunjukkan pukul 15.30 dan saat kami menaiki perahu karet dayung berjumpa dengan ibu guru rombongan dan diingatkan untuk berkumpul. Padahal sore itu sudah tidak gerimis dan kami semangat untuk mencoba wahana lainnya.

Di sepanjang jalan menuju pintu keluar yang sama dengan saat kami masuk banyak sekali pedagang oleh-oleh mulai dari talas Bogor, alpukat, bengkoang, sayuran, kelinci, bunga hias, aneka aksesoris, aneka syal, aneka tas rajut, dll…bunda sama sekali tidak tertarik karena terlalu capek menggendong Hamad menaiki jalan keluar TWM. Bunda hanya membeli moci yang amit-amit ukurannya imut bener sekali telan. Bunda pun tidak membeli mainan untuk Hamad walau banyak yang menjajakan, untungnya Hamad gak rewel minta ini-itu πŸ™‚ yang ada bunda beli mie instan dan baso untuk dimakan sambil menunggu bis.

Menunggu bis sangat menjengkelkan karena bis tidak berada di tempat semula, kami sempat terkatung-katung menunggu kedatangan bis dan memutuskan berjalan kaki menuju bis yang parkir di atas 😦 😦

Tips berlibur di TWM: cocoknya untuk anak usia SD ke atas, datang bukan di musim liburan sekolah, cocok untuk pecinta kegiatan outdoor dan nuansa alam (bisa rafting atau berenang di Sungai Ciliwung yang melintas di TWM), kuat berjalan kaki atau bila perlu bawa sepeda lipat, menyewa ojek, naik mobil safari untuk menuju wahana yang ada.

*foto-foto belum bisa ditampilkan berhubung komputer rumah rusak πŸ˜€

Advertisements

2 thoughts on “Tamasya ke Taman Wisata Matahari

  1. halo ibu,, saya hanya ingin menanyakan lokasi nya.. kebetulan saya dan keluarga hendak berlibur ke taman wisata matahari.. saya sudah cari di internet tapi tidak bisa saya temukan..saya ingin tanya kalau jalan dari jakarta bagaimana yah? ke arah puncak yah bu? kita keluar di tol yang mana yah bu? terima kasih..

    Like

    • halo Via, maaf baru dibalas komennya. Mengenai lokasi TWM, saya tidak tau harus keluar di pintu tol mana tepatnya, saya gak hafal jalan.
      sekali lagi mohon maaf ya tidak bisa membantu 😦

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s