Change The Routes

Seperti yang pernah saya baca di twitnya @yoris (Yoris Sebastian) bahwa salah satu cara untuk menjadi kreatif adalah dengan mengubah kebiasaan, gak perlu langsung berubah yang ekstrem tapi bisa dimulai dari hal kecil seperti mengubah posisi jam tangan, dsb. Sayangnya saya belum beli buku karya beliau *ngarepadaygngasih*.

Mengubah kebiasaan yang saya lakukan adalah mengubah rute pulang kerja. Jadi kalau berangkat kerja saya bareng dengan suami tapi untuk pulangnya sendiri naik angkutan umum. Saya juga ikutan @nebengers #TeamJakUt loh :-). Dari kantor di daerah Menteng ke Senen, saya biasa naik Bianglala AC 76 Ciputat-Senen dan kadang kalau bayar tidak dengan uang pas ya terpaksa bayar full lumayan juga untuk jarak dekat.

Jadi jalur alternatif dari kantor menuju Terminal Senen bisa dengan Kopaja P20 (Lebak Bulus – Senen) atau Metro Mini P17 (Manggarai – Senen). Butuh usaha sih untuk naik Kopaja/Metro Mini ini karena harus jalan kaki sejauh +/- 500 meter, memang sekalian olahraga lagipula pemandangannya rumah elite #yasiapatauketularankaya tapi kalau pulang selewat maghrib kayaknya enggak deh karena sepi spooky. Serem bok walaupun rumah besar bersekuriti tapi kan jarang orang lewat.

Ubah jalur pulang kerja ini juga sejalan dengan prinsip penghematan. Ya memang sedikit tapi namanya juga emak medit 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s