Pusing 7 Keliling

Pasca mudik Idul Adha, teteh gak ikut balik ke Jakarta dan selang beberapa hari simbak minta pulang. Yowis, karepmu!

Salah satu dari mereka menerorku. Fine! Cukup tau kelakuan mereka selama ini dan alhamdulillah ya ketauan sekarang daripada nanti-nanti.

The adventure begins! Karena bunda harus mengajak Vito dan Ghita ke kantor. Mau gak mau soalnya gak ada yang bisa dititipin. Mohon maaf banget deh ke bos dan rekan kerja karena terganggu selama seminggu ini.

Apa?! Seminggu kerja bawa anak. Puncak mumet disini karena anak-anakku gak bisa diam, becanda, berantem, ngoprek *elusdada*. Terpaksalah pulang cepat potong gaji daripada kantor kayak kapal pecah. Sempat juga kabur ke KoKas di jam kerja (eh kebetulan kantor lagi sepi kok, mereka lagi DLK) dan berakhir dengan punggung pegal.

image

image

image

Kerjaan rumah menumpuk. Pagi, masak, siapin sarapan, mandi bareng anak-anak. Tidur siang di perjalanan pulang. Sampai rumah nyapu, ngepel, nyetrika, siapin sayuran buat dimasak besoknya. Bagusnya jadi tidur cepat saking capeknya.

Cari ART baru. Teleponin saudara di kampung, sempat ada yang mau eh gak diijinin sama keluarganya. Googling penyalur pembantu di internet dan jujur saya takut karena pengalaman punya ART selama ini dari kampung, kita tau rumahnya.

Semoga kabar baik segera menghampiri kami.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s