Surat Izin Tetangga

Postingan ini masih berkaitan dengan postingan berseri Mengurus IMB di Tangerang Selatan Bagian 1 & 2.

Mumpung akhir bulan Oktober ini saya sedang cuti karena urusan training ART baru jadi sekalianlah bisa meluangkan waktu untuk ke Pamulang. Agendanya ada 2 yaitu mengurus Surat Izin Tetangga (SIT) dan ambil SPPT PBB di kantor kelurahan eh sekalian ngajak Ayah ke kantor BP2T juga soalnya kan nanti Ayah yang maju buat urus-urus.

Berangkat pagi dari Priok ke Pamulang (macet di TB Simatupang) berharap agar bisa berjumpa dengan para tetangga dan Pak RT eh ternyata masuk komplek perumahan sepi sekali dan sempat bertanya ke beberapa orang untuk menunjukkan rumah Pak RT. Jadi kami cuma bisa menemui ARTnya Pak RT, titip formulir SIT untuk ditandatangani. Berdasarkan info dari ‘orang dalam’ Pak RT ini pejabat jadi maklumlah kalau susah ditemui. Minta No HP saja gak bisa, yowis penyambung urusan dengan simbak ART.

Setelah gagal menemui Pak RT, kami pun menuju kantor kelurahan untuk ambil SPPT PBB eh ternyata menurut petugas kelurahan SPPT PBB sudah diserahkan ke RT. Oalah… yuk mari balik lagi ke rumah Pak RT dan menemui simbak ART sambil titip pesan tertulis biar gak lupa soalnya banyak maunya :D.

Oiya, kita sempat iseng lihat sekitar komplek apakah ada rumah yang dijual dan kebetulan ada seorang bapak yang juga mau jual rumahnya, ngobrol lama karena pas hujan deras. Terima kasih pak sudah mempersilakan kami berteduh, semoga cepat laku ya!. Btw, pasaran rumah disitu sudah tinggi. Ayo Ayah buruan mbangun rumah :-).

image
(sudah ada yang bersihin semak belukar depan rumah. sabar ya rumah…)

Setelah hujan reda, kami pun segera pergi ke BP2T buat gali informasi lagi biarin deh dibilang nanya mulu. Karena pas jam makan siang dan masih gerimis maka kami cari masakan berkuah biar anget, alhamdulillah nemu warung soto dekat stasiun rawabuntu. Entah karena lapar atau memang enak rasanya dalam sekejap pun tandas 😀

Alhamdulillah saya masih ingat jalan arah BP2T dan setelah berkonsultasi sebentar kami pun pulang. Duh, sedih deh awalnya pengen urusan ini selesai dalam sehari tapi ternyata gak bisa.

Info terakhir dari simbaknya Pak RT, SPPT PBB dan SIT sudah bisa diambil tinggal dicap di Pak RW.

Semoga dipermudah ya urusan IMB ini 🙂

Advertisements

3 thoughts on “Surat Izin Tetangga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s