Solo Trip

Di tengah riweuh urusan kantor dan domestik eh dapat tugas kerja ke Solo. Iya, cuma tim hore sih ๐Ÿ˜›

Sebelum berangkat, kumpul dengan rombongan dan sambil menunggu kami bersenda gurau. Ini kali pertama naik Lion dan langsung dapat pengalaman buruk (lebih horor dari naik metro mini). Jadi awalnya take-off kayak orang lari sprint trus loncat. Pilotnya doyan ngomong tapi gremeng gak jelas. Dibawa tidur karena gak ada hiburan dan makanan, tiba-tiba goncangan keras sampai dua kali! Badan terhempas ke atas, bawah dan samping. Teriakan Allahu Akbar dari para penumpang dan pramugara pun terlihat panik memeriksa pesawat. Super horor! Langsung baca-baca Al Fatehah dan doa tapi pikiran kalut gak tenang dan bayangan buruk menghantui. Mendarat pun gak mulus. Wajah kami semua pucat pasi, sesampai di hotel langsung dipukpuk sama pakbos. Walaupun begitu kami tetap usahakan untuk makan siang yang terlambat dan tetap mengikuti rapat hingga malam hari. Lelah jiwa sekali…

Alhamdulillah, besok paginya sudah semangat lagi. Kami jalan pagi di seputaran alun-alun dan keraton. Mau cari sarapan di dekat Pasar Klewer tapi masih tutup. Baliklah kami ke hotel untuk sarapan. Belum puas olahraga dilanjutkan dengan berenang di kolam renang hotel. Mumpung ada fasilitas gratis yeee…
Ikut rapat sebentar karena pakbos paparan dan kabur dari ruang rapat sesudah pakbos selesai paparan. Namanya ikut rombongan besar harus bisa curi-curi waktu ๐Ÿ˜€ Puaslah kami berbelanja di Pasar Klewer dan PGS (semacam ITC). Sambil menunggu para lelaki sholat jumat kami makan siang terlebih dahulu dan bersiap bersama rombongan besar menuju Kampung Batik Laweyan.

Disebut Kampung Batik karena sebagian besar warganya merupakan pengrajin batik dan mereka berjualan di rumah mereka. Batiknya sudah pasti bagus tapi yang membuat saya lebih tertarik adalah lingkungan rumahnya. Jalannya kecil, bersih, rapi, masuk ke rumahnya adem, bertegel kunci atau tegel ubin, kusen menua berkesan vintage. Ahhh sukaaa :-).

Sebelum kembali ke hotel, kami mampir ke toko oleh-oleh. Isinya standar ya makanan lokal Pulau Jawa. Saya beli kopi lik giman karena tertarik dengan cangkir sengnya yang imut selebihnya beli keripik tempe dan kerupuk mentah. Di samping toko oleh-oleh ada warung tenda Susu Segar Shi-Jack. Jualannya aneka susu, nasi kucing dan sate. Saya makan nasi sambal teri (pedas, enak), susu kopi, dan 3 tusuk sate keong. Maruk amat! :D.

Setelah bersenang-senang wisata belanja dan kuliner dilanjutkan makan malam di Restoran Adem Ayem. Solo malam itu hujan, makan jadi lahap sampai kekenyangan dan ngantuk pengen tidur. Eits, masih ada rapat lanjutan dan arahan ibubos padahal sudah pengen banget tidur dan packing. Iya harus packing malam karena besok flight pagi.

Dari hotel menuju bandara, kami janji gak banyak becanda ngeri kualat kejadian kemarin. Di dalam pesawat pun banyak berdoa dan kali ini banyak sekali penumpang cilik. Musim liburan ya? Alhamdulillah mendarat lancar dan selamat.

Advertisements

2 thoughts on “Solo Trip

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s