Apa Kabar Vito dan Ghita?

Lama yaaa… gak posting tentang Vito dan Ghita, khususnya Ghita nih kalo Vito sih ada beberapa seperti Vito Jadi Anak SD dan Market Day.

image
Vito
Bunda terus terang banyak kepikiran tentang Vito karena dia harus banyak beradaptasi dengan lingkungan baru baik sekolah maupun rumah. Mulai dari bangun pagi dan lanjut sholat subuh trus sarapan sebentar sebelum mobil jemputan datang dan pulangnya pun sore karena mobil jemputan harus nganterin dulu temannya (nasib rumah paling jauh). Bunda pulang kerja, Vito sudah tidur :-(. Jam pelajaran yang panjang (termasuk makan siang dan sholat dzuhur di sekolah) bikin bunda was-was apakah Vito bisa menjalankannya? alhamdulillah nilainya bagus padahal kalau mengulang pelajaran di rumah, dia ogah-ogahan gitu. Isshhh… bu guru pun bilang begitu, Vito seperti acuh, tidak menyimak tapi nilainya bagus.

Agar tidak terbebani dengan kegiatan sekolah maka untuk ekstrakurikuler bunda gak memaksakannya harus ikut yang berat-berat seperti english club, math atau science club tapi yang dia sukai yaitu robotik. Vito kan suka main lego dan nonton video lego di youtube walaupun koleksi legonya sudah hilang kemana-mana. Bunda belum membelikan mainan lego untuk Vito selain mahal dia belum bisa merawat mainan dengan baik, jadi nanti deh sekalian dibeliin lego robotik.

Bicara adaptasi dengan lingkungan rumah, Vito belum punya teman bermain selain Ghita. Lingkungan rumah kami tergolong sepi dari anak-anak beda deh dengan rumah Semper-Priok dimana disamperin mulu sama teman-temannya tanpa kenal waktu. Maka sekarang Vito lebih banyak di rumah, sampai sepedanya nganggur jarang dipakai. Efeknya Vito jadi tidak tahan cuaca panas seperti saat manasik haji di sekolahannya Vito terpaksa tidak dapat mengikuti kegiatan karena badannya panas padahal waktu TK ikut manasik di Pondok Gede dan dilanjut jalan-jalan tetap kuat. Mungkin sedang kurang fit juga sih.

Waktu ketemuan bunda dan Vito selama hari kerja paling cuma sekitar 1 jam itupun diisi omelan bunda ke Vito untuk cepat-cepat bersiap sekolah sedangkan kalau ditelepon gak mau ngomong, GEMES. Bunda kan pengen tau seharian dia ngapain aja… Bunda juga mengalami dilema antara Vito tetap ikut mobil jemputan atau ojek bulanan, masing-masing ada plus minusnya, mungkin menunggu nenek pulang atau pas cuti melahirkan saja baru bisa mutusin.

image
Ghita
Sampai sekarang belum sekolah. Penting? antara ya dan tidak. Ya, biar dia bersosialisasi dan melatih tumbuh kembangnya. Tidak, untuk sekolah yang ngajarin calistung. Kalau ditanya mau sekolah apa gak? jawabannya pun berubah-ubah antara mau dan tidak tapi dia suka “belajar” pake buku paket mas Vito :P. Hobinya nonton video youtube Shaun The Sheep, play doh, just dance for kids, nonton film Despicable Me, World War Z, Frozen dan Lego The Movie. Eh aneh ya dia mau nonton World War Z padahal isinya zombie gitu? *jitakemaknya* dan bunda sering bilang serem ah nonton zombie dan dia yang sok usaha menenangkan bunda dong :D. Sampe bosen deh yang diputer itu terus, pokoknya TV dikuasai anak. Gak pernah beraktivitas lainnya? ehem… bawaan hamil kan males ya tapi pernahlah bareng bunda bikin play doh sendiri, bikin donat, siram tanaman atau sekedar kasih makan ikan selain main masak-masakan. Ghita kan baru nonton kenal Frozen dan mulailah filmnya diputar setiap hari dan dia menirukan adegan di film sambil nyanyi-nyanyi. Eh sebenarnya dia juga menirukan adegan film lainnya sih, harus diseleksi tontonannya nih.

Ghita sebelumnya senang banget pake baju girly, dress terusan dan sekarang pengen pake baju kayak ayahnya alias kaos dalam dan celana pendek hehehe. Kalau lagi nonton film princess gitu dia langsung bilang pengen punya baju princess. Ghita masuk dalam fase repeat order kali ya *istilahngarang* kalau lagi suka ya ituuu terus yang dipilih, kitanya yang bosen.

Semenjak bunda hamil, Ghita jadi semakin lengket ke bunda. Apa-apa maunya sama bunda. Tidur pun dalam dekapan bunda :-). Bunda kasih mainan boneka bayi biar Ghita bisa merasakan kehadiran adik bayinya nanti. Yeah biar gak ngiri dan sayang ke adiknya.

Ghita juga sudah tau house chores (dalam artian ngerecokin) seperti menyapu, ngepel, siram tanaman, taro baju kotor ke ember tapi ya masih susah kalau disuruh beresin mainan sendiri.

Begitulah sekelumit cerita tentang Vito dan Ghita. Tambah rame nanti pas adik bayinya lahir dan ada nenek di rumah. Can’t wait! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s