#CeritaNebeng

Dari dulu pengen cerita tentang tebeng-menebeng via @nebengers tapi lupa, gak sempat, sok sibuk gitu deh 😛

Sudah tau kan tentang nebengers? kalau belum tau bisa klik FAQnya disini atau follow saja akun twitternya @nebengers eh ada appsnya juga sih untuk pengguna iOS dan android. Walaupun sekarang sudah tidak aktif nebeng, boleh dong sedikit berbagi #CeritaNebeng. Terlambat mbak! coba kalau rajin mungkin bisa terpilih untuk diterbitkan.

Dulu, waktu domisili di Jakarta Utara seringnya naik metro mini dan belum bisa bawa motor sendiri jadi kan lumayan kalau bisa nebeng pulang kerja, hemat ongkos dan bisa berbagi cerita dalam perjalanan (asli melelahkan perjalanan pulang kantor berbagi jalan dengan para transformers). Karena saya oportunis, kalau memberikan keuntungan ya pasti saya ikutan ya paling gak nambah temanlah.

Di Nebengers terbagi atas beberapa distrik sesuai wilayah domisili atau area commute. Ada grup whatsapps, ada dramanya… menyatukan berbagai kepala dengan latar belakang berbeda kan ada saja selisih pahamnya, apalagi saat pemilihan kepala distrik atau lurah ada yang tim si A, B, dll. Saya sih lebih banyak jadi silent reader dan reportase jalanan (seingatku sih begitu hehehe). Ya maklum jugalah banyak yang masih usia muda penuh semangat bergelora di dada jadi misal mau kopdar dan ternyata yang datang 4L ada yang misuh-misuh, dibilang gak soliderlah, dll. Terus pas saya pindah domisili dan ganti grup whatsapps malah grupnya sepi, pada sibuk kali ya? Grup whatsapps emang jodoh-jodohan. Ah namanya juga lika-liku kehidupan sosial media ibu kota.

Eits tapi dalam setiap komunitas kita ambil manfaat positifnya dong. Tujuan mulia nebengers adalah shaaring transportation, mengurangi kemacetan. Coba ada berapa banyak kursi motor dan mobil yang kosong dalam setiap perjalanan? Sedangkan naik angkutan umum berdesak-desakan. Dari berbagi tebengan kan bisa bertambah teman, bertambah wawasan, cocoklah sistemnya dengan orang Indonesia yang hobi bersosialisasi (enak kan kalau ada teman ngobrol?). Oiya ada juga yang bertemu jodoh dalam komunitas nebengers. So sweet banget kan 😍.

Seperti yang sudah disebut diatas, sekarang saya sudah tidak aktif padahal sekarang saya sudah bisa mengendarai motor hanya saja rute yang ditempuh rumah-stasiun pp. Kalau ada yang nebeng dengan senang hati saya beri tebengan. Jadi jangan kapok ya berbagi tebengan dan patuhi aturan lalu lintas dan etika yang ada. Selamat menebeng!
 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s