Interior Design Talkshow

screenshot_2016-08-19-18-25-20_com.instagram.android.png

img_20160821_141657.jpg

img_20160821_141513.jpg

Tanggal 10 – 21 Agustus 2016 lalu berlangsung acara Young Designers Bazaar Creative Week 2016 di Food Society, Mall Kota Kasablanka, dimana para Young Designers ini adalah mahasiswa LaSalle College Jakarta. Saya pun baru tau acara ini karena mengikuti talkshownya di hari Sabtu lalu, sayang sekali gak sempat mengeksplor acaranya.

Interior Design Talkshow bertema “Making Your Home Stylish & Personalized for Children” dengan beberapa narasumber yang ahli di bidang interior designer dan flower design. Talkshow ini lebih banyak sharing tips dalam home styling, berikut catatan saya:

Session 1: “Style Up Your Home” by Prita Adiyani dan Sarah – JakFlo

  1. Style is a way to say who you are without having to speak. Style itu personal sesuai gaya kita. Bagaimana mengetahui apa gaya kita dengan cara mudah seperti melihat barang-barang yang kita sukai atau lihat isi lemari pakaian.
  2. Bikin inspirational board, yaitu kumpulan gambar inspirasimu. Biar gak ribet guntingin majalah atau ngumpulin foto bisa dengan bikin pinboard di pinterest, bikin hestek inspo di instagram.
  3. Tentukan skema warna. Ada peraturan dalam menentukan skema warna yaitu (a) skala yg dominan (terbesar) seperti lantai, dinding; (b) skala menengah seperti furniture; (c) skala kecil berupa aksen/aksesoris ruangan.
  4. Jangan lupa untuk bermain tekstur, kontras pada ruangan agar tidak terlihat membosankan. Put a little drama on your life.
  5. Buat statement furniture yaitu furniture yg beda sendiri, stand out, catchy, different. Perhatikan deh di setiap style para interior designer pasti ada suatu barang yang dijadikan pembeda dalam mendisain ruangan.
  6. Bisa padukan banyak gaya asal harmonis. Apalagi kalau rumah dengan banyak penghuni ya pasti gak bisa egois menerapkan gaya kesukaan seseorang di setiap ruangan.
  7. Hide clutter dengan cara sediakan basket, tray, bowl, boxes.
  8. Finishing touch. It’s like a cake with cherry on top. Bisa pake twigs, flower, books, plants.

Sarah – JakFlo Academy. JakFlo Academy ini tempat untuk mempelajari flower arrangement baik hanya sekedar hobi atau untuk menjadi florist profesional.

  1. Style flower disesuaikan dengan ruangan.
  2. Flower memberikan aura/energi positif dalam suatu ruangan. Lebih suka lihat bunga hidup kan daripada bunga plastik?
  3. Pemilihan bunga dalam ruangan:
    – Jangan pakai bunga yg terlalu wangi dalam ruangan terbatas seperti oriental lily, hyacint, sedap malam.
    – Bunga memerlukan udara luar, dimana pagi hari bunga/tanaman menghirup co2 dan mengeluarkan o2 kebalikannya pada malam hari. Jadi sebaiknya bunga/tanaman kalau malam diletakkan di luar ruangan ya…
    – Ganti air setiap 2 hari (atau menunjukkan air berkurang dalam pot bunga), ujung batang bunga dipotong sekitar 1cm. Jangan biarkan berlumut. Foam bunga pastikan selalu basah.
    – Gunakan material yg long lasting seperti dedaunan tropis. Tanaman tropis tentunya lebih sesuai dengan kondisi kita.
    – Jangan takut berkreasi, gunakan banyak elemen tanaman. Elemen tanaman bisa berupa ranting, daun, pelepah jadi bukan hanya bunga saja yang digunakan.

Session 2: “Personalized Interior for Children” by Diana Pratiwi (Montje), Goodrich & IDEA

  1. Safety first on design children’s room: hindari sudut tajam, bpa/pvc/voc free, hardware lockable.
  2. Furniture multi function, bisa dialihfungsikan ke ruang lain.
  3. Untuk anak-anak yang menyukai tokoh anak, lebih baik taruh tokoh kesukaannya di elemen dekorasi seperti di gordyn, sarung bantal, seprei bukan di furniture.
  4. DIY. Jangan ragu untuk ber-DIY dalam mendekor kamar anak sekalian mengajarkan ke anak untuk kreatif.
  5. Washable, karena anak kecil dalam masa eksplorasi sehingga membuat banyak coretan/tumpaha disana-sini jadi usahakan furniture atau fabric yang washable.
  6. Design menyesuaikan psikologi anak. Anak aktif warna kalem, anak pasif warna berani.
  7. Meletakkan benda sesuai dengan eye level anak, buku dalam jangkauan mereka.
  8. Selingan promosi dari Pak Anton – Goodrich bahwa banyak produk Goodrich yang sesuai dengan kebutuhan anak dan aman bagi anak.
  9. Selingan promosi juga dari Bu Siska – Redaktur Majalah IDEA.
    Dari hasil diskusi dengan para interior designer, psikolog, arsitektur bahwa dalam mendisain kamar anak harap diperhatikan luas ruang, usia anak, aktivitas dalam kamar, kompromi antara selera anak dan orang tua, dan anggaran.
    Tips: memisahkan aktivitas tidur, bermain dan belajar; warna dan dekorasi lembut yang tidak mengganggu istirahat anak; furniture aman; dan menanamkan kesan positif pada kamar anak untuk bisa mandiri, bersih dan percaya diri.

Karena rajin menyimak talkshow maka saya berkesempatan menang kuis berupa voucher MAP, voucher workshop di JakFlo, mug dari Majalah IDEA dan banyak goodie bag. Pulang talkshow tentengannya banyak deh…

Advertisements

2 thoughts on “Interior Design Talkshow

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s