Dage Banyumas

Ceritanya beberapa minggu lalu suami DLK ke Banjarnegara dan Purwokerto. Hmm… Sebagai istri sholehah tentu mikir minta oleh-oleh apa ya? 😂

Banjarnegara dan Purwokerto sih setipe makanannya, maklumlah sesama wong ngapak tapi Banjarnegara lebih terkenal dengan dawet (cendol) dan durian. Sayangnya lagi gak musim durian. Minta dibawain apa ya? Mendoan sudah banyak yang jual di Tangsel walaupun beda rasanya karena yang disini berasa makan karet, kurang nylekamin istilahnya. Beli tempe mendoan mentahan juga males. Lalu teringatlah jajanan tempo dulu yang belum ditemukan disini yaitu DAGE.

Apa itu dage? Bungkil kelapa sis… (Orang Jawa tuh irit ya bungkil saja dimakan 😂). Mengambil informasi dari makalah mahasiswa Unsoed, Sukanto, M.Kes – Fakultas Biologi tentang Proses Pembuatan Tempe Dage yang Aman, Sehat dan Bergizi Tinggi dijelaskan bahwa dage adalah proses pengolahan tempe berbahan bungkil kelapa tanpa campuran ampas kelapa secara fermentasi. Baca-baca lagi bungkil itu adalah ampas atau sisa pengolahan sesuatu yang diambil minyaknya. Karena berbahan baku limbah kelapa, maka dage saat dimakan ada sensasi ‘makan pasir’, ngeres gitu (apalah ini susah dideskripsikan).

Bawa dage untuk oleh-oleh sama repotnya dengan bawa tempe mendoan, alias gak tahan lama. Memang enaknya buat cemilan perjalanan sih bukan oleh-oleh 😂. Cara mensiasatinya adalah dengan membawa dage yang sudah digoreng terlebih dahulu, kena minyak panas deh nanti tinggal goreng lagi saat disajikan. Wohoho gak sehat yes 😂.

Okelah setelah memberitahukan instruksi ke suami, langsung deh borong dage di pasar tapi ada salahnya nih… Dage yang dibawa dipotong terlalu tipis. Hiks… Hilang deh sensasi makan pasir. Mana dage goreng sempat mampir dulu semalam di Cirebon. Rasanya mau kesal tapi yasudahlah dinikmatin saja, maklum deh suami kan bukan orang Banyumas mana tau letak nikmatnya makan dage goreng 😔. Seperti pedagang mendoan disini kan sediain sambal rawit kecap padahal makan mendoan kan enaknya sambil ngeletus cabe rawit.

Aaakkk… Pengen nongkrong di Pasar Wage deh buat makan jajanan khas Banyumas. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s