TCVtrip2017 part 5 – Ho Chi Min City

Dua hari kami di Cambodia rasanya campur aduk, ada sedih melihat kondisi Siem Reap tapi terpuaskan di Angkor Wat, ya capek ya senang.

Sepulang dari Angkor Wat kami gegoleran tak berdaya di hostel dan sebelum meninggalkan Cambodia, tak lengkaplah tanpa wiskul. Kebetulan tadi kami sempatkan mencari masjid di Siem Reap yang beda 1 blok dari hostel dan menemukan beberapa rumah makan halal. Jadi check-out dari hostel kami berjalan kaki menuju masjid untuk sholat dilanjutkan makan malam di rumah makan belakang masjid yang sedang dipenuhi oleh turis Malaysia. Saya sih pesannya tomyam untuk menghangatkan badan sekalian biar gak masuk angin karena selama di Angkor Wat habis badan ini terkena panas dan hujan. Nunu yang pesan makanan khas Cambodia yaitu amok dan loklak. Di rumah makan ini kami bertemu dan mengobrol dengan wong kito yang merantau di Bangkok dan sering bolak-balik ke Siem Reap untuk bisnis, entah bisnis apa lha wong mbayarin kita makan juga enggak, cis! :D. Yasudahlah ya…

Dari Siem Reap menuju last destination alias Ho Chi Min City kami menggunakan transportasi sleeper bus. Pas banget buat relaksasi karena badan masih pegel-pegel keliling Angkor Wat trus bisa istirahat tidur selonjoran di dalam bus, tapi saya kehilangan kacamata di dalam bis. Sleeper bus hanya sampai di Phnom Penh selanjutnya kami naik bis biasa ke Ho Chi Min City. Oiya perbatasan Cambodia dan Vietnam lebih bersahabat, kami pun sempat istirahat makan siang di restoran di No Man Land (iya, tanah tak bertuan) dan juga menukarkan USD ke VND (ratenya lebih bagus daripada di HCMC).

Tiba di HCMC itu pas mendung dan suasananya seperti kota kecil di Jawa. Feels home… apalagi ada Miniso di sini (yee dikira kedutaan apa). Di HCMC ini banyak motor seliweran sesuka hati tapi gak ada yang maki-maki trus banyak coffee shop lokal dan kopinya the best! me likey.

Hostel kami letaknya di District 1, daerah turis kemana-mana dekat tinggal jalan kaki. Selama di HCMC kami kesulitan mencari makanan halal, baru ngeh pas hari terakhir bahwa makanan halal banyak di sekitar Ben Thanh Market ada jalan yang didominasi ruko orang Malaysia. Akhirnya kami bisa makan pho halal di rumah makan Hajah Basiroh.

Selama di HCMC kami kemana saja?

  1. Ben Thanh Market. Pasar tradisional wajib kunjung para turis, jualannya beragam mulai dari suvenir, pecah belah, kopi, dll. Yang lain belanja magnet, saya belanja kaos, kopi dan tea set. Tea set terinspirasi oleh instagram @rnirwana saat kunjungannya ke Vietnam. Mungkin ini yang dinamakan berjiwa emak-emak :D.
  2. Ngopi-ngopi di Phuc Long Coffee & Tea Express, Highlands Coffee. Dua coffee shop ini merajai sudut kota HCMC, bertebaran… kalah deh Starbucks. Kopinya terhitung murah dan enak, pantesan ya rame banget anak muda pada nongkrong.
  3. Makan malam di Sense Market. Kebetulan sedang ada acara persahabatan negara-negara ASEAN, beragam food stall dari negara ASEAN sayangnya dari Indonesia gak ada. Makan pun nasi lemak dan kuetiaw saja, oiya sama octopus grill.
  4. Snack shopping di Circle-K dan Family Mart. Saya ini hobi banget ke minimarket atau pasar tradisional kalau pergi kemana-mana, ya buat lihat apa saja sih yang dikonsumsi oleh orang lokal trus dinamika kehidupan dan perniagaan tercermin disitu.
  5. Cu Chi Tunnel. Terowongan Cu Chi ini adalah terowongan tentara Vietkong tempat mereka berlindung dan menyusun strategi gerilya melawan tentara AS. Canggih loh mereka bikin tentara AS kocar-kacir.
IMG_20170924_194050_001.jpg
tentara Vietkong kebanyakan perempuan loh. Girl power!
IMG_20170924_194050_012.jpg
tuh kan! nyangkut di dalam lubang terowongan.

IMG_20170924_194050_015.jpg
tentara guide kami yang ganteng šŸ˜€

Cu Chi Tunnel ini terletak di pinggir kota HCMC. Kami ke sana menggunakan bis umum, tidak ikut rombongan tour karena biar irit dan punya pengalaman sendiri :D. Gampang kok! Saya ikut petunjuk dari blog ini. Dua kali berganti bis, berbaur dengan orang lokal, ongkosnya murah pun. Oiya, bis yang kami tumpangi sudah tua tapi ber-AC. Perjalanan ke Cu Chi Tunnel pun sudah terasa ke negeri antah berantah, seperti perjalanan di luar pulau Jawa, begitu sederhana, santai, dan bahagia.

Padahal tempat yang kami kunjungi ini bukanlah tempat bersenang-senang. Bagaimana bisa senang kalau kehidupan yang damai tiba-tiba direnggut dengan dibombardirnya wilayah mereka oleh tentara AS dan mereka terpaksa menjalani kehidupan di dalam terowongan? Sebelum kami mencoba sendiri lubang terowongan kami disuguhi film dokumenter perjuangan tentara Vietkong, asli mbrebes mili akan perjuangan mereka.

Apa tadi mencoba sendiri lubang terowongan? iyes, gak afdol jauh-jauh ke sini kalau gak coba masuk ke dalam terowongan (tapi jangan buat yang menderita asma, penyakit jantung dan claustrophobia). Mana badan saya gemuk dan merasa gak bisa masuk eh sama tentara guide tetap disuruh masuk juga dan muat sih šŸ˜€ Kami ditunjukkan beberapa terowongan, ada yang tempat istirahat, tempat pertemuan, macam-macam jebakan yang mereka buat, terakhir kami disuguhi singkong rebus dicocol gula-garam dan kacang tanah bubuk miriplah seperti bubuk pecel cuma gak dicairini saja. Nikmat banget makan singkongnya, mungkin karena lelah ya ndhodhok dalam terowongan.


Karena keterbatasan waktu masih banyak objek wisata di HCMC yang belum sempat kami kunjungi. Next time pengen balik lagi ke HCMC dan kota lain di Vietnam.

Di bandara Tan Son Nhat, HCMC, kami diwajibkan untuk melepaskan alas kaki saat melewati security checking. Perjalanan pulang saya sendirian karena Nunu dan Linda menggunakan flight berikutnya. Sempat transit sebentar di KL (cuma sekitar satu jam) sebelum lanjut ke Jakarta. Pulangnya saya naik Malindo Air, dapat makan (pizza) dan pesawatnya lebih bagus daripada Scoot. Akhir kata, terima kasih Nunu dan Linda sudah nemenin saya jalan-jalan perdana ke luar negeri :*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s